Selasa, 10 Januari 2017

Pemuda Ini Nge-Drift di Genangan Air

Drifting yang baik dan sempurna hanya bisa dilakukan dengan latihan yang terus menerus. Banyak dari mereka yang tak memiliki kemampuan mumpuni dalam melakukan drift, menunggu jalanan aspal agak basah sedikit dan kemudian melakukan drift.

Pemuda Ini Nge-Drift di Genangan Air

Karena air yang ada dijalanan akan memudahkan untuk memutar ban mobil tanpa usaha yang cukup keras. Kejadian ini baru saja terjadi di Hongkong yang baru saja dilanda Badai Haima.

Badai tersebut membuat jalanan tergenang bahkan ada yang banjir. Dilansir dari autoevolution, Selasa (25/10/2016) dua remaja disana justru melakukan drift pada jalanan banjir tersebut menggunakan mobil sport putih dan melakukan beberapa kali putaran.

Mereka memilih jalanan yang genangan airnya tidak terlalu tinggi sehingga mereka hanya memanfaatkan roda belakang untuk sliding.

Di akhir video terlihat mobil tersebut sempat berhenti menyapa mobil satu lagi, yang diprediksi seperti mengatakan "Sepertinya airnya kurang cukup, ayo kita cari genangan lain,".

Kamis, 05 Januari 2017

Menguji Ban Run Flat Hankook

Produsen ban asal Korea Hankook menciptakan ban dengan performa tinggi yaitu ban Run Flat. Ban ini membuktikan investasi berkelanjutan yang di keluarkan Hankook dalam memaksimalkan kemampuan tempat penelitian dan pengembangan atau R&D.

Menguji Ban Run Flat Hankook

Ban Runflat adalah jenis ban yang dirancang untuk beroperasi dengan tekanan udara nol atau tanpa angin dengan kecepatan hingga 80 km/jam. Dengan memungkinkan pengemudi untuk mempertahankan kontrol kendaraan mereka ketika ban tertusuk paku atau benda tajam.

Selain itu, jika kita memakai ban ini kita tak perlu lagi membawa ban cadangan. Generasi ketiga ban Run Flat ini menggabungkan fitur ban performa tinggi dan juga secara signifikan meningkatkan ketahanan gulir dan kenyamanan pengemudi dalam menyeimbangkan ketahanan gulir serta performa pengereman.

Kali ini detikOto ditantang untuk mencoba performa ban tanpa angin ini dengan menggunakan mobil BMW Seri 7 dan menggunakan dua sirkuit berbeda yang ada di Daejeon, Korea Selatan. Ban sebelumnya sudah dikondisikan dalam keadaan tanpa angin.

Sirkuit itu bernama G'TRAC. G'TRAC mempunyai dua buah sirkuit yaitu G'TRAC Proving untuk lintasan kering dan G'TRAC Aqua untuk lintasan basah. Sebelumnya salah satu ban yaitu ban belakang sebelah kanan dikeluarkan seluruh anginnya terlebih dahulu.

Portal pun dibuka dan itu pertanda mobil harus melaju. Mobil dikendarai dengan kecepatan 80 km/jam. Ketika trek lurus tim detikOto nyaris tidak merasakan adanya kebisingan pada suara dan tidak merasakan kejanggalan karena adanya salah satu ban yang tanpa angin.

Setelah itu detik Oto dihadapkan dengan jalan berbentuk U. Di sini, mobil mengalami pengurangan gas namun masih mencapai 65 km/jam dan mobil ini dirasa stabil dengan hanya sekali memutar setir mobil saja. Seusai membelok, detikOto dihadapkan dengan trek lurus yang mengharuskan kita berkecepatan tinggi. Driver pun memacu mobil 110 km/jam, mobil pun masih stabil dan sama sekali tak terasa adanya perbedaan ban yang berisi angin dan tidak terisi angin.

Selanjutnya kita beralih dengan menguji ban Runflat di lintasan basah yaitu G'TRAC Aqua.

Kali ini ban Runflet dipasang pada mobil BMW Seri 5. Gas pun diinjak oleh driver, pertama kita di hadapkan oleh trek lurus yang mengharuskan driver menginjak gas lebih dalam dengan kecepatan 80 km/jam. Kalau dibawa terus berlari 80 km/jam, ban hanya bisa dipakai selama 1 jam, jadi untuk amannya, kalau ban jenis ini gembos, usahakan untuk berkendara di bawah kecepatan 80 km per jam.

Di saat mobil melaju kencang, mobil masih dalam taraf stabil dan tidak ada goyangan yang berarti. Kemudian tiba-tiba driver membelokkan mobil tanpa menginjak rem namun mobil tetap stabil dan tidak mengalami slip.

Seusai itu kita dihadapkan oleh rintangan zig-zag dan licin akibat tumpahan air di sisi kanan dan kirinya. Mobil melaju sekitar 70 km/jam dengan membelokkan stir ke kanan dan ke kiri. Namun, dengan kecepatan tersebut mobil tidak limbung dan setir pun masih dalam keadaan stabil ketika bermanuver membelok ke kanan dan ke kiri.

Jumat, 30 Desember 2016

BMW Bangun Pabrik Motor di Brasil

BMW Motorrad membuka pabrik produksi sepeda motor kedua. Kali ini, motor BMW bisa diproduksi di Brasil. Seperti dilansir Autoevolution, Selasa (25/10/2016), pabrik baru BMW Motorrad yang berdiri di Manaus, Brasil mulai beroperasi. Pabrik ini merupakan fasilitas produksi sepeda motor yang 100 persen dimiliki BMW pertama di luar Jerman.

BMW Bangun Pabrik Motor di Brasil

"BMW Motorrad memperluas produksi sepeda motor secara global untuk mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Brasil tetap merupakan pasar yang penting bagi strategi ini dan kami melihat potensi besar di negara ini jangka panjang maupun menengah. Ini sebabnya kami telah memutuskan untuk membangun pabrik 100 persen milik BMW Group pertama di luar Jerman, tepatnya di Manaus," kata Presiden BMW Motorrad, Stephan Schaller.

Pembangunan pabrik BMW Motorrad di Brasil dengan luas 10.000 meter persegi ini memakan waktu sekitar sembilan bukan. BMW menginvestasikan sekitar 10,5 juta euro untuk pabrik ini.

Pabrik BMW Motorrad diproyeksikan bisa memproduksi 10.000 sepeda motor per tahun tahap awal. Motor pertama akan diproduksi di pabrik ini adalah BMW F 700 GS, kemudian diikuti dengan produksi F 800 GS, F 800 GS Adventure, F 800 R, R 1200 GS, R 1200 GS Adventure, S 1000 R, S 1000 RR, dan S 1000 XR.

"BMW Motorrad Brasil memfokuskan strategi pada pertumbuhan yang berkelanjutan, berdasarkan potensi pasar domestik. Dengan produksi lokal kami, kami berharap dapat meningkatkan penjualan secara signifikan," kata Direktur Produksi BMW Motorrad di Manaus, Peter Vogel.

Pabrik BMW Motorrad di Brasil ini merekrut 175 pekerja untuk saat ini. Tergantung dengan pasar lokal, jumlah itu akan tumbuh untuk memenuhi permintaan. (rgr/ddn)

Minggu, 25 Desember 2016

Marc Marquez Jajal Honda CBR250RR di Sentul

Juara MotoGP 2016 Marc Marquez menyambangi Indonesia. Sambil menyapa penggemarnya di Indonesia, Marquez menjajal motor terbaru Honda, CBR250RR di Sirkuit Sentul, Jawa Barat.

Marc Marquez Jajal Honda CBR250RR di Sentul

Marquez mengendarai motor berkelir hitam sebanyak tujuh kali putaran. Alhasil para penggemar yang hadir di tribun penonton bersorak sorai dengan penampilan pembuka tersebut. Marquez merespons dengan melambaikan tangan, membuat sorakan kian kencang.

Direktur Pemasaran AHM, Margono Tanuwijaya mengatakan bahwa Marquez sangat antusias ke Indonesia, terutama untuk menyapa para penggemarnya.

"Marquez bilang fans base nya di Indonesia itu kan luar biasa, terus fans MotoGP sendiri di Indonesia kan terbesar nomor 3 di dunia, dan mereka itu fans yang aktif bukan pasif," ujarnya.

Sedangkan pembalap MotoGP dari Honda satu lagi Dani Pedrosa, ternyata tidak dapat hadir karena kejadian di balap MotoGP beberapa waktu lalu. "Pedrosa karena cedera ya jadinya ga bisa dateng," ujar Margono.

Setelah penampilan pembuka tersebut, acara Meet and Great Marc Marquez akan dilanjutkan dengan coaching clinic bersama Marc Marquez.

Selasa, 20 Desember 2016

Ini Spesifikasi Resmi Honda CBR250RR

PT Astra Honda Motor (AHM) mengumumkan spesifikasi dari produk SporbBike nya, yaitu CBR250RR, yang diperkenalkan pada Juli lalu.

Ini Spesifikasi Resmi Honda CBR250RR

Direktur Pemasaran AHM, Margono Tanuwijaya, membenarkan hal tersebut. "Sebentar lagi, nanti kita baru akan merilis spesifikasinya hari ini," ucapnya kepada wartawan, Selasa (25/10/2016), di Sentul, Bogor Jawa Barat.

All New Honda CBR250RR akan dibekali mesin liquid-cooled 4-stroke DOHC 8-valve, paralel twin cylinder, yang dapat menghasilkan 36,3 tenaga kuda/ 12.500 rpm, dan torsi maksimum 22,5 Nm/ 10.500 rpm.

Selain itu produk ini juga akan menjadi model teringan di kelasnya dengan berat 165 kg untuk yang standar, dan 168 kg untuk tipe ABS, berkat rangka teralis baru dan mesin compact.

CBR250RR dapat mencapai jarak 200m dengan waktu 8,65 detik. Dan mampu menempuh kecepatan maksimal hingga 170 km/jam.

Namun, ketika ditanya masalah harga yang tak kunjung tiba, Margono belum dapat membeberkannya.

"Engga lah nanti kan ada momennya. Nanti bulan depan pasti kita rilis nanti yah, enggak lama ko," tambah Margono.

Honda CBR250RR dalam Angka

Dimension / Dimensi

Lenght x Width x Height (mm) 2.060 x 724 x 1.098
Wheel base (mm)1.389
Ground cleareance (mm) 145
Seat Height (mm) 790
Curb Mas (kg) 168 (ABS), 165 (STD)
Turning Radius (mm) 2.900
Fuel Tank Capacity (liter) 14.5

Mesin
Engine Type 4-stroke, 8-valve, paralel twin cylinder
Displacement (cm3) 249,7
Cooling System Liquid Cooled with Auto Electric Fan
Fuel Supply System PGM-FI
Throttle System Throttle By Wire System with Accelerator Position Sensor
Bore x Stroke (mm) 62.0 x 41.4
Compression Ratio 11.5 : 1
Maximum Power 27.1 kW (36.8PS) / 12.500 rpm
Maximum Torque 22.5 Nm (2.29 kgf.m) / 10.500 rpm
Transmission Manual, 6 Speed
Gear Shift Pattern 1 – N – 2 – 3 – 4 – 5 – 6
Starting System Electric Starter
Clutch System Multiplate Wet Clutch With Coil Spring
Lubrication Type Wet (Pressing and Spray)
Oil Capacity (L) 1.9 (Exchange)

Rangka / Frame
Frame Type Truss Frame
Tire Size 110/70 -17 54S (Tubeless) 140/70 – 17 66S (Tubeless)
Brake Type Hidraulic Disc, Dual Piston (STD type & ABS type)
Hidraulic Disc, Single Piston (STD type & ABS type)
Suspension Type Inverted Telescopic Front Suspension
Aluminum Swing Arm (5 Adjustable Mono Suspension with Pro-Link System)

Kelistrikan
Ignition Type Full Transisterized
Battery MF 12 V – 7Ah
Spark Plug Type NGK SILMAR8C-9 (Iridum Spark Plug)

Kamis, 15 Desember 2016

Murah dan Efisien, Masyarakat Masih Butuh Sepeda Motor

Di ibukota seperti Jakarta misalnya, sepeda motor memang kerap dituding sebagai biang kemacetan. Meski begitu, karena sepeda motor lebih murah dan efisien, motor dinilai masih sangat dibutuhkan di Jakarta.

Murah dan Efisien, Masyarakat Masih Butuh Sepeda Motor

"Secara biaya lebih murah, lebih cepat karena kendaraan umum ngetem dulu," kata Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, di Blue Sky Pandurata Boutique Hotel, Jakarta, Selasa (25/10/2016).

Sigit menambahkan secara infrastruktur pun belum memadai sehingga kebutuhan akan sepeda motor di Indonesia masih sangat dibutuhkan.

"Masih kalau dilihat infrastruktur belum baik, transportasi umum juga begitu," ungkap Sigit.

Memang jika disatu sisi sepeda motor memang sangat dibutuhkan karena efisiensi dan murah. Akan tetapi disatu sisi semakin banyaknya jumlah sepeda motor, dinilai akan menambah angka kecelakaan.

"Sepeda motor kita masih butuh tapi mengkhawatirkan di perkotaan, di lapangan, angka kecelakaan juga meningkat," jelas Pakar Transportasi dari Unika Soegijapranoto Semarang, Djoko Setijowarno. (dry/lth)

Sabtu, 10 Desember 2016

AHM: Honda CBR250RR Sudah Dipesan 2.500 Unit

Motor sport Honda CBR250RR cukup menarik minat perhatian pecinta motor sport tanah air. Honda sampai sekarang sudah menerima angka inden sekitar 2.500 unit unit.

AHM: Honda CBR250RR Sudah Dipesan 2.500 Unit

"Kebanyakan sekitar 70% dari Jawa," ucap Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor Margono Tanuwijaya di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (25/10/2016).

Saat ini dari data SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) yang ada, kebanyakan dari konsumen memesan Honda CBR250RR dengan tipe ABS. "Tapi ke depannya sih rasanya yang biasa (standar) lebih banyak, ABS hampir sekitar 60 persen lah dari 2.500 itu," ujar Margono.

Baca juga: Test Ride Honda CBR250RR
Margono menjelaskan, dominasi CBR250RR tipe ABS dikarenakan masih awal bulan peluncuran.
"Pastikan kan gini ya, yang orang-orang yang bener-bener lebih di atas itu pasti ABS, nah nanti setelah itu kan normal," ucap Margono.
Sedangkan untuk layanan purna jual Honda CBR250RR, AHM telah menyediakan bengkel AHM Wing dan Big Wing, yang terdapat di beberapa kota besar di Indonesia.
"Kita kan ada 135 diler wing plus 10 diler big wing. Belinya nanti disitu, servisnya disitu. Servisnya di Wing juga bisa, kan gini, servis kan misalkan servis yang agak berat memang di diler yang kita pilih itu (Big Wing), tapi kalau cuma yang ringan bisalah (di Wing). 10 itu di kota besar, Jakarta, Bali, Jogja, Makassar, ada di nanti Medan, Bandung, Surabaya," tutur Margono.
Selain itu Margono juga mengatakan dengan adanya CBR250RR dengan dua silinder ini, maka adiknya CBR250R akan dihentikan produksinya.
"Dengan ada 2 silinder, 1 silinder, Single silinder udah kita discontinue," tambah Margono.